INSPIRING TALK WITH KA ASEP (BEASISWA LPDP)


Disana lagi sibuk apa kaaak?

saya engga lagi apa apa sih, disini alhamdulillah sudah selesai kuliah, tinggal nunggu wisuda dan siap siap pulang ke Indo. udah kangen makanan indo nih, hehe

Btw kak, Kaka Kan S1 ppkn, nah S2 itu ambil master apa kak? Kan susah ya ambil jurusan Yang linear untuk ppkn disana?

hehe, oia saya dulu S1 nya PPKn UNJ. alhamdulillah disini juga nemu jurusan yang sama.
Namanya MA in Global and International Citizenship Education

Awalnya saya pilih Aussie pas daftar LPDP, tapi setelah nyari2 lagi, ternyata di UK ada jurusan PKN. ya sudah saya pindah saja kesini. hehe

Mata kuliah yang dipelajari juga hampir mirip dengan di UNJ dulu, tiggal ngulang dan memperdalam saja

Pertimbangan nya apa kak jadi lebih milih pendidikan Di UK dibandingkan Aussie?

yang paling penting sih bagi saya spesifikasi jurusan, dulu di Aussie saya diterima di University of Adelaide, jurusan Master of Education, nah ini sangat luas, dan tidak ada Pkn nya

sedangkan setelah saya liat dan baca2 mata kuliah di York, sangat cocok banget sama minat saya dan linier dengan Pkn

padahal saya dulunya belum pernah denger York itu seperti apa, dan daerah perkampungan di England. Wkwk

oia satu lagi, disini ada professor yang ahli dalam bidang kewarganegaraan, jadi saya lebih mantep belajar sama dia

Ohyaka biasanya mahasiswa yg setelah Lulus kuliah Di luar negeri bingung mau apa Kan ya kaak.
Kalau Kaka sendiri sudah punya rencana apa kak sepulang Dari sana?

hehe, alhamdulillah sedikit sedikit saya sudah merencanakan masa depan, dan mulai nyicil dikit dikit yang mau dilakukan, supaya engga bingung :D

rencana terdekat saya ingin bikin tempat kursus bahasa inggris, khususnya fokus ke IELTS. sekalian ngebantu teman2 yang ingin kuliah ke LN, proses pendaftaran kampus Dll, :D

mudah2an bisa terwujud

Oh ya kak, diskusi2 sebelumnya, temen2 disini sudah diskusi tentang pemberkasan LPDP dan wawancara. Nah InsyaAllah Tema diskusi Hari ini tentang LGD atau Leaderless group discussion.

LGD Di lpdp itu seperti apa sih kak? Apa bedanya dengan FGD?

nah, berdasarkan pengalaman saya, LGD itu salah satu bagian penting dalam seleksi LPDP. calon awardee yang sudah lolos administrasi, akan dikelompokan menjadi 8-10 orang (awardee luar negeri dan dalam negeri dipisah). kita diberikan waktu sekitar 40 menit untuk mendiskusikan isu-isu yang terhangat yang ada di Indonesia

Bahasa yang digunakan adalah bahasa inggris untuk LN, dan bahasa Indonesia untuk DN

namanya Leaderless, jadi disini memang tidak ada moderator atau pemimpin diskusi, jadi mengalir saja,

nanti akan ada 2 orang tim penilai dari LPDP, yang akan memperhatikan dalannya diskusi tersebut

tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana sikap kita terhadap orang lain dalam forum serta kemampuan critical thinking kita,

nah LGD ini sangat berpengaruh buat studi di LN, khususnya yang ambil jurusan education seperti saya ini, karena hampir setiap pertemuan, pengalaman saya di kampus, saya selalu diskusi kelompok

nah bedanya dengan FGD,

focus group discussion, kita berdiskusi untuk memperdalam atau mengkaji sebuah ilmu pengetahuan yang baru. hanya fokus pada satu topik saja. sedangkan LGD, kita mengkaji salah satu isu permasalahan dalam masyarakat, dan mencoba menemukan sebuah solusi.


Saya sempet denger2 kaaaak, kalau LGD gak boleh terlalu banyak ngomong ya kak? Biasanya yg mendominasi diskusinya tidak lolos. Kabar2in itu APA benar ya kak?

hmmm, sebenarnya LGD hanya salah satu dari poin penilaian untuk LPDP. Lolos atau tidaknya itu jika akumulasi dari wawancara, on the spot writing dan LGD melebihi passing grade LPDP.

nah passing grade tiap jurusan juga beda2, untuk jurusan teknik lebih rendah (artinya peluang lolos lpdp lebih besar), dibandingkan jurusan sosial yang passing grade nya tinggi.

sehingga sulit untuk mengungkapkan bahwa terlalu banyak bicara dalam LGD menyebabkan tidak lolos Lpdp,

disarankan, pada saat LGD, kita menjaga sikap pada saat menyampaikan pendapat.

artinya tidak terlalu sedikit dan tidak terlalu banyak bicara. karena hanya 40 menit, dan ada 8 orang, jadi kurang lebih satu orang hanya 3 sampai 5 menit bicara mungkin.

nah pada saat bicara itu, jangan bertele-tele, dan langsung to do point

jangan terlalu mendominasi, karena kita perlu memberikan kesempatan kepada orang lain untuk bicara

oia, disarankan untuk tidak memotong pembicaraan orang lain yang sedang menyampaikan pendapat. lebih baik mendengarkan dulu,

saran saya juga, apa bila kita punya pendapat yang sangat berbeda dengan orang lain, coba menyampaikannya dengan cara yang sangat halus, sehingga orang lain itu tidak tersinggung

oleh sebab itu, saran saya coba dibanyakin nonton video diskusi di Youtube, dan lihat bagaimana cara orang lain

menyampaikan pendapat. supaya ada bayangan dan reference pada saat diskusi

Waktu Kaka sendiri, LGD nya bagaimana kak? Dan kebagian topik diskusi apa kak?


nah dulu pada saat saya LGD, sebelumnya saya sudah mempersiapkan dengan sangat matang.

saya mulai merangkum berita2 terbaru dari Kompas dan majalah tempo. Minimal kita paham headline dan berita detailnya seperti apa. pokonya setiap hari kita ada notes, bahkan saya mulai latihan melulis juga pake english, sekalian belajar on the spot writing. alhamdulillah topik yang saya dapat pada saat LGD, sesuai dengan yang sudah saya persiapkan,

waktu itu lagi ramai2nya berita tengtang salah satu program Jokowi, bela negara.

dan kebetulan banget itu salah satu pembelajaran di Pkn, jadi saya menyampaikan pendapat dari segi pendidikan dan kacamata guru.

meskipun demikian, saya hanya kebagian dua kali bicara saja sepanjang diskusi itu, selebihnya saya mencoba memperhatikan orang lain yang sedang bicara


Waaah sepertinya yg sudah punya ancang2 daftar lpdp 2018 sudah harus rajin2 baca berita Dari sekarang ya kaaak.


oia, harus dipersiapkan, dan topik beritanya juga dari semua bidang ya, teknologi, ekonomi, politik, sosial budaya dll, jangan hanya yang kita minati saja


Karena saya ingat banget dulu saya kaget pas denger cerita temen yang seleksi juga, dapat topiknya tentang peraturan plastik yang berbayar (nah saya kan ga pernah baca dan merangkum), saya agak khawatir takutnya dapet topik itu,
tapi alhamdulillah engga dapet itu, hehe

Kalau Dari sudut pandang Kaka Yang sudah menjadi awardee lpdp nih kak, apa sih kak penentu atau poin2 penting untuk seseorang berhasil Dalam LGD ini?

Disitu Kan Ada penilai yaa seperti kata kak Asep. nah, sebetulnya apa yg penilai itu nilai kak? Sikap apa sih kak yg diharapkan LPDP terhadap calon awardeenya?


ada beberapa hal yang perlu kita ketahui sebelum mengikuti LGD itu, pertama dan yang tadi sudah disampaikan adalah persiapan yang matang (diantaranya materi dan mengetahui jalannya diskusi LGD), semakibn banyak pengetahuan, maka semakin bagus. kedua adalah bahasa juga, khusunya bagi mereka yang ingin kuliah LN, jangan sampai bahasa menjadi penghalang utama ketika ingin menyampaikan ide, ketiga sikap pada saat diskusi (sampaikan yang sangat penting dan menghargai pendapat orang lain), jadilah diri kita yang humble dan tidak merendahkan orang lain,keempat, kalaupun kita benar2 tidak tau topiknya, jadilah pendengar yang baik ketika orang lain bicara, selanjutnya mencoba mengulas dikit apa yang sudah mereka sampaikan dan terakhir, sebelum waktu habis LGD, harus ada inisiatif untuk menyimpulkan diskusinya, nah kebetulan pada waktu itu, kelompok saya tidak ada kesimpulannya. Sehingga tim dari LPDP menyarankan, kalau ada diskusi, harus ada kesimpulannya

Mungkin harapan dari pemberi beasiswa, mereka ingin student yang disekolahkan itu memiliki sikap yang baik pada saat diskusi dan menyampaikan materi. Karena ketika kita sudah berada di luar negeri, kita akan bertemu dengan orang yang berasal dari berbagai negara yang memiliki budaya yang sangat berbeda beda. sehingga sangat penting untuk tidak menyakiti hati orang lain, dan menghormati pendapatnya, meskipun pendapat tersebut kurang baik menurut kita


Oh ya kaaak kalau Dari sudut pandang Kaka sendiri, kira2 apa sih kak kelebihan seorang awardee lpdp dibandingkan beasiswa lain?


kebetulan di kampus saya ini ada tiga jenis awardee ya di York ini, ada Lpdp, ada beasiswa spirit untuk PNS pegawai kementrian dan ada juga dari Erasmus mundus. dari segi finansial, kita semuanya mendapatkan dukungan yang sama dari pemerintah, dan tidak kekurangan, sangat lebih dari cukup. Nah kelebihannya, kalau awarde Lpdp itu kita diharapkan dapat berkontribusi bagi indonesia, harus bekerja di Indonesia. sehingga kita dapat mengembangkan potensi yang ada :)

oia satu lagi deh,
untuk teman2 yang sedang berjuang mencari beasiswa,
khususnya Luar negeri, baik itu lpdp ataupun yang
lainnya. masalah finansial menjadi sangat penting,

harus cari cari dulu komponen beasiswanya apa saja, dan

kira2 cukup atau tidak. Karena itu akan sangat
mempengaruhi studi, apabila diharuskan bekerja untuk
menambah finansial

ada beberapa pemberi beasiswa yang hanya ngasih 50% biaya kuliah, sehingga sisanya kita bayar sendiri

nah kalau Lpdp ini, alhamdulillah semuanya sudah dicover, termasuk bagi mereka yang membawa keluarga, ada tunjangan keluarga dan anaknya

#SESI PERTANYAAN


1. Amelia - kimia UI

Menurut kaka, saat pembukaan LGD. Kita lebih baik menawarkan diri sebagai pembuka diskusi atau menunggu yang lain saja utk membuka diskusi. Karena yg saya dengar, yg membuka diskusi cenderung tidak lolos. Apakah benar ka?

oia tadi saya lupa diawal, jadi pas awal-awal banget itu, kita diberikan selebar kertas dulu, isinya bacaan tentang topik yang akan didiskusikan. nah mungkin sekitar 5-10 menit membaca, kalau tidak ada yang membuka saja, langsung saja kita inisiatif untuk menyampaikan pendapat pertama

ini kan leaderless group discussion, tidak ada yang memimpin, kalau tidak ada yang inisiatif ya tidak akan mulai mulai diskusinya

sekali lagi lolos atau tidak itu, gabungan dari 3 tes tadi, jadi Lgd hanya salah satu penentu dari seleksi keseluruhan

2. Ratih, teknik UNJ
Hallo kak asep salam kenal ya kaaaaa. Kaka pulang
InsyaAllah gantian saya yg kesana hehe aaaamiiinnn.
Izin nanya ya kak.

Kalau di UK itu Kan pendidikan S2 rata2 1 tahun doang ya kak? Nah saya sebetulnya ingin sekali S2 Di UK tapi saya merasa sayang betul belajar jauh2 tapi cuma sebentar.


Nah untuk Kaka Yang sudah selesai belajar disana, kak. Sebetulnya 1 tahun itu lebih banyak belajar apa sih kak? Sedangkan kalau Di Indo, S1 saja butuh 1 tahun untuk menyelesaikan skripsi. Kalau disana, 1 tahun S2, pembagiannya berapa Bulan belajar dan berapa bulan mengerjakan tugas akhir kak?

Salam kenal Ratih, terimakasih atas pertanyaanya yah. nah di UK itu tidak semua jurusan 1 tahun. ada beberapa juga yang 2 tahun, misalnya teman saya di York jurusan Master of Public Policy, nah disini mereka belajar 2 tahun. coba check jurusan dan kampus yang kamu inginkan, siapa tau memang 2 tahun.

nah untuk yang satu tahun, kita dibagi menjadi 3 term atau

semester untuk istilah indo. Autum term (sept-december), Spring term (january-Maret) Summer term (Mei-July).

nah untuk autum dan spring term, saya dapat 3 matkul per term nya

khusus summer term, yang terakhhir 3 bulan untuk menulis tugas akhir dengan max 12.000 words,

meskipun satu tahun, tapi kuliah kita disibukan dengan bacaan.

karena setiap kali pertemuan itu, ada reading list, buku bacaan dan jurnal yang wajib dibaca sebelum masuk ke kelas

kalau kita tidak baca, maka kita sulit untuk mengikuti perkuliahan

jadi menurut saya, meskipun hanya satu tahun, tapi ini sangat bermanfaat dan penuh buku bacaan serta jurnal :D

3. Radatania

Saya sejak SMA ingin sekali kuliah Di luar negeri, S1 belum kesampaian mudah2an S2 bisa.

Tapi seiring berjalannya waktu, semangat saya selalu Nik turun kak. Saya jadi bertanya ke diri saya sendiri. Emang kenapa harus belajar kenegeri orang, kenapa gak diindonesia saja. atau sering juga berpikir mau langsung kerja S2 nanti2 saja.

Nah kalau Dari Kaka sendiri kak, apa sih kk Yang Kaka dapat Dari kuliah diluar dan gak didapat Di Indonesia? Motivasi Kaka sendiri untuk fight keluah disana apa kak?

Hallo juga Radatania, terimakasih ya pertanyaanya, semoga dimudahkan dan dilancarkan ya untuk semuanya

kalau saya dulu memang sudah direncanakan sejak saya kuliah semester 3 dulu, jadi saya ingin kuliah ke luar negeri. Disini saya selain belajar dikelas, saya juga ingin belajar berbisnis. karan saya suka kuliner, makanan makanan gitu, saya suka berkunjung ke beberapa restoran disini, liat menu-menu yang aneh yang ga ada di

Indonesia. nah harapannya, kedepan saya membuka bisnis kuliner. hehe

saya juga senang dengan budaya inggris, dan beberapa negara di Eropa. jadi saya suka terinspirasi kalau berkunjung ke beberapa kota di negara eropa, yang memang belum pernah saya alami sebelumnya. karna saya seorang guru Pkn, pengalaman dan budaya juga bisa saya sharing ke teman teman.

saya juga minat saya bisnis di dunia pendidikan, misalnya bikin english course yang sedang saya rencanakan ini. nah saya dapat inspirasi dari teman sekelas dari Korea, yang sudah sukses mengembangkan bisnis tersebut.

selain itu orang tua juga sangat mendukung untuk melanjutkan studi di UK, jadi alhamdulillah. semua ke banyakan target dan tujuan saya disini tercapai

jadi saran saya, sebelum memutuskan untuk kuliah ke LN, benar apa kata Radatania tadi, bertanyalah pada diri sendiri dulu. Apakah tujuannya hanya karna belajar saja seutuhnya? toh saya juga kalau hanya belajar PPKn saja mah, bisa di UPI atau UNY saja. materi di UK dan

Indo sama saja, tapi saya ada banyak tujuan lain yang saya sebutkan diatas,

itu udah jadi list atau goal yang harus saya capai selama satu tahun di UK ini, alhamdulillah yang diatas sudah terlaksana. Hehe


#SESI PERTANYAAN


Hanifah - UNJ


Seperti yang kaka bilang sebelum nya, untuk "coba dibanyakin nonton video diskusi di Youtube". Nah referensi nya dong kak yg pake bahasa inggris juga biar sekalian belajar hehe.

Punya role model gak ka, supaya saat diskusi bisa to the point dan terlihat berpengetahuan luas?


Terimakasih banyak atas Hanifah atas pertanyaanya, nah iya benar sekali, jadi mulai dari sekarang ayo browsing dari Youtube, minimal setaip hari liat orang diskusi. coba di beberapa youtube chanel berita, ada diskusi-diskusi. Dari situ kita dapat menilai orang yang sedang bicara itu, apakah baik atau tidak, kalau seandainya kurang baik, jangan ditiru. Selain youtube,

perbanyak baca juga tips bagaimana menyampaikan pendapat,


nah biasanya pendapat kita itu diambil berdasarkan bacaan, jadi ayo diperbanyak membaca berita serta memahaminya juga. selain membaca, saran saya juga ayo coba ditulis dengan bahasa sendiri, baik bahasa indo atau english, sehingga opininya bener2 dipahami


kalau untuk role model, saya tidak ada, saran saya coba lihat youtube channel TED Talk, disana ada banyak oraang (tapi bukan Lgd), bagaimana cara dia menyampaikan ide


https://www.youtube.com/user/TEDtalksDirector
https://www.youtube.com/user/TEDtalksDirector


saya suka nonton ini, sebagai salah satu referensi, ada pengetahuan baru apa di dunia ini

Bisa hubungi Ka Asep melalui email di bawah ini jika ada pertanyaan seputar LPDP

aseprudi83@gmail.com


Sekian...

Komentar